Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Jenis Batu Alam Cirebon untuk Dinding

Jenis Batu Alam untuk Dinding Luar Dan Dalam Rumah – Cahayaalamstone.com Mengetahui nama batu alam, tetapi belum memahami karakter masing-masing batu alam dan dimana tempat yang sesuai untuk aplikasi batu alam tersebut merupakan sesuatu yang harus kita ketahui agar dapat memaksimalkan aplikasi dari batu alam.

Terlebih setiap batu alam memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jenis batu alam sendiri memiliki perbedaan dari asal mula pembentukan batu alam tersebut. Adapun jenis batuan menurut proses pembentukan yakni batuan sandstone (batu pasir) dan batuan lavastone (batu lava).

Dari namanya tersebut, dapat di jelaskan bahwa batuan sandstone terbentuk dari proses sedimentasi butiran-butiran pasir, sedangkan batuan lavastone terbentuk karena adanya proses pendinginan lava yang keluar dari gunung berapi.

Perbedaan keduanya terletak pada karakter batuan-batuan tersebut. Batuan sandstone memiliki sifat yang padat namun agak lunak, sehingga mudah dipahat. Sedangkan batuan lavastone memiliki sifat yang keras namun ada yang padat berpori-pori kecil seperti batu andesit, dan ada yang berpori-pori besar seperti batu candi.

Jenis Batu Alam Cirebon untuk Dinding

Untuk mengetahui secara mendalam karakter dan jenis-jenis batu alam tersebut, di artikel ini kami akan membahas satu persatu jenis batu alam, khususnya jenis batu alam Cirebon. Dan jenis batu alam ini sangat tepat jika di aplikasikan pada dinding. Berikut jenis batu alam Cirebon :

1. Batu Andesit (lavastone)

Seperti yang kita ketahui, sebelumnya kita sudah membahas tentang harga batu andesit, mulai dari jenisnya dan pemanfaatannya. Yang mana batu andesit cirebon memiliki 2 jenis, diantaranya batu andesit bintik dan batu andesit polos.

Batu andesit yang memiliki sifat keras, tidak berbekas jika di gores sangat tepat di aplikasikan pada eksterior, baik dinding rumah bagian luar maupun dinding pagar. Dengan warna abu-abu cenderung gelap, jenis batu alam andesit menampilkan kesan elegan bagi pemakainya.

2. Batu Candi Merah (lavastone)

 


Kebanyakan orang mengetahui batu candi berwarna hitam, namun bagi sebagian orang Cirebon mereka memiliki kebanggaan sendiri akan batu candi.

Ya, batu candi asli Cirebon berwarna merah, lebih tepatnya merah hati. Jenis batu alam ini memiliki sifat keras, seperti batu candi hitam Jogja. Dan setiap batu candi pastinya memiliki pori-pori yang besar, ini merupakan ciri khas untuk membedakan dengan batuan lain.

Namun karena pori-pori yang besar ini, batu candi sangat mudah menyerap air sehingga memudahkan memicu pertumbuhan lumut yang dapat merusak tekstur batu alam ini.

Batu candi untuk sebagian orang biasanya di pasang pada dinding pagar, akan lebih indah jika dilengkapi dengan taman. Dan contoh paling umum, candi-candi di Indonesia menggunakan aplikasi batu candi untuk komponen utama bangunannya.

3. Batu Palimanan (sandstone)


Batu Palimanan khas Cirebon berasal dari kecamatan Palimanan kabupaten Cirebon. Berdasarkan warna dan jenisnya, Batu Palimanan dibedakan menjadi batu Palimanan Kuning (cream palimo), Batu Palimanan Putih (white palimo) dan Batu Palimanan Emas (golden palimo).

Jenis batu alam ini merupakan jenis batuan sandstone yang agak lunak dan padat serta memiliki serat pada permukaannya. Batu Palimanan cocok di aplikasikan pada dinding pagar, dinding rumah bagian dalam maupun dinding luar, baik ruang keluarga, ruang tamu ataupun teras rumah.

4. Batu Cupang Merah (sandstone)

Jenis batu alam ini termasuk batuan sandstone yang langka dan unik, dengan warna asli merah muda, tercermin batu ini memiliki keindahan jika di aplikasikan pada dinding.

Namun bukan itu saja keistimewaan batu cupang merah ini, jika diberikan cat pelapis/coating yang tepat jenis batu alam ini akan berubah warna menjadi merah.

Jenis batuan sandstone ini sangat tepat di aplikasikan pada dinding rumah bagian dalam namun banyak juga di aplikasikan pada dinding luar rumah.

5. Batu Paras Jogja krem / Putih (sandstone)

 

Jenis batu alam untuk dinding selanjutnya Batu putih jika anda perhatikan memiliki tampilan seperti Batu paras Jogja, tetapi batu putih Cirebon memiliki tekstur yang lebih kuat dan padat.

Dengan warnanya yang putih terang, batu ini harus dirawat dengan rutin agar tampilannya tetap natural dan bersih.

Jenis batu alam ini sangat tepat untuk memunculkan kesan vintage atau Eropa klasik pada tampilan bangunan. Adapun yang memanfaatkannya untuk lantai tepi kolam renang.

6. Batu Putih Cacing (sandstone)

 

Satu lagi keunikan jenis batu alam Cirebon, yang mana batu alam ini memiliki tekstur yang sama dengan batu alam putih. Tetapi batu putih cacing memiliki corak hitam pada permukaannya.

Terbentuk karena adanya proses sedimentasi butiran-butiran pasir yang bermetamorfosis, sehingga membentuk corak tersebut. Batu alam ini sangat tepat jika anda menginginkan suasana yang lebih hidup pada dinding interior anda.

7. Batu Palimanan Palem (sandstone)

Jenis batu alam untuk dinding ini dari segi tekstur dan corak hampir mirip dengan batu palimanan. Maka tak jarang yang tidak bisa membedakan batu palem dengan batu palimanan.

Tetapi jika anda cermati batu palimanan lebih ke warna kuning dan batu palem lebih dominan berwarna kecoklatan. Batu palem ini cukup tepat di aplikasikan pada dinding teras ataupun dinding interior.

Semua jenis batu alam jika di aplikasikan pada eksterior, alangkah baiknya jika menggunakan cat pelapis/coating batu alam untuk menjaga keindahan dan merawat kealamian tekstur batu alam tersebut.

Karena aplikasi pada eksterior, rawan akan perubahan cuaca yang dapat membuat batu alam mudah di tumbuhi lumut maupun jamur.

Pertumbuhan lumut terjadi karena paparan sinar matahari langsung, sedangkan jamur tumbuh karena tidak terkena sinar matahari, jadi penggunaan coating batu alam sangat di sarankan.

Batu candi merupakan jenis batu alam yang mudah di tumbuhi lumut atau jamur karena pori-porinya yang besar. Tetapi bukan berarti batuan sandstone tidak memerlukan coating batu alam.

Dengan warna-warna yang terang dari batuan sandstone, sebaiknya jika penggunaan coating batu alam di utamakan karena lumut dan jamur dapat merusak keindahan tampilan ataupun tekstur batu alam.

Selain fungsi diatas, coating batu alam juga dapat memberikan penegasan dari ciri khas suatu batu alam.

Kesimpulan

Hampir semua jenis batu alam diperbolehkan jika di aplikasikan pada setiap dinding rumah, baik pagar, dinding eksterior maupun dinding interior.

Namun semua kembali kepada selera anda masing-masing. Jika menilik dari karakter masing-masing batu, jenis batuan sandstone sebaiknya digunakan pada dinding interior, dan batuan lavastone yang keras lebih tepat digunakan pada dinding eksterior.

Saran kami, jika penggunaan batu alam untuk elksterior sebaiknya digunakan coating batu alam, seperti yang sudah di jelaskan di atas, atau selengkapnya dapat di lihat pada artikel kami sebelumnya Cara Coating Batu Alam .

Hubungi kami Penjual Batu alam untuk konsultasi tentang batu alam di kontak kami yang tersedia untuk menanyakan stok dan juga harga.

 

Cahaya Alam Stone
Cahaya Alam Stone Menjual berbagai macam jenis dan ukuran batu alam, pemasangan batu alam, koral sikat, taman, tebing air mancur dll