HEADLINE NEWS :

BATU KORAL SIKAT DAN PEMASANGAN NYA

Written By Cahaya Alam Stone on Kamis, 20 Februari 2014 | 23.40


BATU KORAL adalah batu-batuan alam yang ditebar pada taman atau disusun seperti mozaik pada lantai rumah yang berfungsi mencegah lantai licin dan menambah keindahan lantai didalam maupun diluar rumah. Selain itu ada juga yang memfungsikan koral sikat sebagai alat pijat refleksi pada kaki karena permukaan lantai koral sikat itulah dibuat lebih menonjol-nonjol.
     Bahannya dari batu koral hias (pebbles) yang memangberagam bentuknya. Dari kecil hingga besar, halus dan kasar, hingga warna-warni. Semua sama menariknya jika digunakan sebagai elemen rumah. Perlakuan terhadap koral hias ini ada 2 yang sering diaplikasikan pada rumah-rumah. Pertama ditabur atau ditebar. Artinya Koral hias hanya ditaburkan atau ditebarkan pada tempat yang telah dibuat khusus untuknya. Yang paling sering ditebar ditaman dengan bentuk tebaran sesuai keinginan. Tetapi saat ini koral hias juga bisa ditaburkan dilantai didalam rumah sebagai bagian dari elemen interior. Biasanya digunakan sebagai aksen atau menjadi pembagi ruang yang diletakkan di lubang tanpa keramik. Kedua, ditempel. Inilah yang disebut dengan koral tempel atau koral sikat. Karena membuatnya ditempelkan pada adukan semen kemudian setelah agak kering disikat dengan sikat baja supaya sisa-sisa semen tidak menutupi permukaan koral hias. Koral sikat yang yang telah menyatu dengan adukan semen tadi dapat digunakan sebagai lantai carport, teras, bahkan dinding rumah.

KORAL HIAS
Koral hias merupakan elemen penting dalam memberi kesan back to nature pada rumah kita. Koral hias bisa mempunyai peran sebagai salah satu elemen pada taman, teras, atau sudut-sudut ruangan bisa menambah nilai estetika lingkungan sekitar. Selain itu, juga menjadi kombinasi untuk menyeimbangkan material lunak (softscape), karena bebatuan merupakan material keras (hardscape) di sebuah taman. Selain bersifat dekoratif, Batu koral yang ditabur dan terletak di tanah di bawah atap rumah berfungsi sebagai resapan air. Dengan demikian, tetesan air dari atap akan menuju ke taburan batu koral agar air tidak memercik ke tembok taman. Hamparan batu koral di taman juga bermanfaat dari segi kesehatan. Ia dapat difungsikan sebagai ornamen relaksasi. Anda dapat mendesain ’’taman terapi’’ dengan menebar atau menyusun batu koral dengan tinggi-rendah dan besar-kecil tertentu agar sesuai dengan kontur telapak kaki. Konsep ini bisa diaplikasikan pada taman rumah, semisal pada jalur setapak bagi pejalan kaki.Anda cukup berjalan di atas taburan batu tadi, dan biarkan bebatuan ini menjadi pemijat refleksi alami untuk kaki yang sering pegal atau lelah. Saat mengenai telapak kaki, permukaan batu yang kasar akan melancarkan sirkulasi darah. Namun perlu diingat, pilihlah batu yang tidak terlalu runcing atau tajam karena dapat melukai kaki. Carilah batu koral berbentuk oval berdiameter 1-2 cm.

JENIS KORAL HIAS 
Beberapa namanya diambil dari nama daerah seperti Koral Lampung, Mik Bali, Batu Alor Surabaya, Ambon, Bengkulu, Pelabuhan Ratu, hingga Batu Flores. Harganya pun bervariasi sesuai dengan ukuran dan halus tidaknya permukaan batu. Di pasaran, Batu Lampung Super yang paling mahal harganya.
CARA MEMBUAT KORAL SIKAT
      Persiapan Media : persiapkan media untuk ditaburi koral hias. Media ini bisa berupa lantai dirumah kita seperti lantai carport, lantai teras atau lantai tangga. Sebelumnya usahakan permukaan lantai dilukai (dibuat kasar) terlebih dulu agar semen dan bidang lantai bisamenyatu. Selain itu bahan-bahannya juga sudah harus siap beserta desain koral sikat yang diinginkan.

     Membuat Cetakan atau pembatas : Cetakan ini gunanya agar motif mozaik koral sikat sesuai dengan ukuran permukaan bidang lantai. Cetakan bisa terbuat dari apa saja, bisa dari kayu atau terbuat dari besi. Penting untuk diketahui agar cetakan atau pembatas ini dilumuri dengan oli terlebih dahulu. Supaya jika sudah mengering, mudah melepas cetakannya.

     Adukan Semen : Sebagai bahan perekat koral hias adalah adukan semen. Campurannya adalah semen dan pasir dengan perbandingan 1 : 1. Tambahkan air hingga adonan semen pasir pas seperti adonan plesteran tembok.

      Masukkan Adukan : Masukan adukan kedalam cetakan, padatkan dan ratakan. Hal ini penting agar dasar koral sikat ini kokoh dan tidak berongga. 

      Menata Koral :
Setelah adukan merata dalam bidang cetakannya, barulah kita tata koral hiasnya berdasarkan desain yang sudah kita inginkan. Mulailah dari tepi kemudian berlanjut ke tengah. Jika motif koralnya kecil-kecil bisa langsung ditaburkan kedalam cetakan kemudian diratakan agar semuanya menempel pada semen. Jika semua koral hias sudah tertempel, tekanlah koral tadi secara bersamaan agar hasil permukaan koral sikat merata. Anda bisa gunakan triplek atau papan kayu untuk menekannya.

     Tunggu setengah kering : Setelah semua tertempel, tunggulah hasil perpaduan koral sikat dan semen tadi setengah kering atau kurang lebih setengah hari, kemudian sikat dengan sikat kawat agar permukaan koral sikat bagian atas terlihat jelas dan tidak ada semen yang menutupi batu-batu koral hias tersebut. Tetapi ingat jangan terlalu keras saat menyikatnya karena akan membuat beberapa koral hias terlepas. Karena jika terlepas, agak susah mengembalikannya mengingat semen sudah setengah kering.

      Bersihkan Permukaan : Setelah semua disikat, kemudian lap dengan lap basah agar warna koral hias kelihatan. Setelah itu kita tinggal tunggu sampai kering. Biasanya hal ini memakan waktu sekitar 1 hari. Setelah benar-benar kering bisa dilepaskan dari cetakannya atau pembatasnya.

      Coating :
Agar permukaan batu bisa awet dan tahan terhadap lumut serta debu, sapukan dengan cairan coating dengan perbandingan 1 liter untuk 6 meter permukaan koral sikat. Ada cara lain untuk membuat koral sikat yaitu mencampurkan langsung antara koral sikat dengan adukan atau acian semen. Cara ini sangat boros koral sikat dan biasanya hanya di pergunakan untuk bidang tegak saja

tips MEMBERSIHKAN KORAL HIAS 
Merawat koral hias terutama jika diletakkan di luar ruangan tidaklah sulit. Di musim panas, lumut dapat hilang dengan sendirinya sementara hujan akan membersihkan debu dan kotoran. Nah, untuk koral dalam ruangan terutama di kamar mandi, Anda bisa membersihkan sendiri. Masukkan koral hias ke dalam ember yang telah diisi air 1/4 ember. Masukkan 4-5 tutup botol, cairan pembersih porselen. Diamkan selama 1-2 jam. Gunakan sarung tangan karet lalu aduk-aduk batu dalam ember. Buang airnya lalu bilas dengan air bersih. Setelah itu, batu siap ditebar kembali. 
THANKS CAHAYA ALAM STONE
SUMBER: www.tabloidhunianku.com
Share this post :

+ komentar + 5 komentar

22 Maret 2014 19.28

makasih...
sangat bermanfaat

24 Maret 2014 11.48

sama sama gan

6 April 2014 09.06

Thanks gan... sharing ini sangat berguna buat agan2 yang lain terutama saya

6 April 2014 09.12

Terimakasih, senang rasanya bisa membantu sesama . :)

Boden
27 April 2014 17.21

Kirain begitu sederhana, eh rupanya ribet juga ya. Tq 4 d tips.

Poskan Komentar

ENTRI POPULER